Kebijakan Plagiarisme
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia (JPMINA) memiliki kebijakan yang sangat ketat terhadap plagiarisme. Plagiarisme adalah tindakan serius dan tidak etis. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap naskah yang diterbitkan benar-benar orisinal dan bebas dari plagiarisme.
Definisi Plagiarisme
Plagiarisme didefinisikan sebagai penggunaan ide, kata-kata, gambar, atau karya orang lain tanpa pengakuan yang tepat, dan menyajikannya seolah-olah itu adalah hasil karya sendiri. Ini termasuk, namun tidak terbatas pada:
-
Menggunakan kata-kata atau kalimat dari sumber lain tanpa tanda kutip dan sitasi yang benar.
-
Menyalin seluruh paragraf atau bagian besar teks dari sumber lain.
-
Menggunakan ide atau konsep orang lain tanpa memberikan atribusi yang jelas.
-
Plagiarisme diri sendiri (self-plagiarism), yaitu menerbitkan ulang karya atau data yang sudah pernah diterbitkan sebelumnya tanpa sitasi yang jelas.
Proses Pemeriksaan
Setiap naskah yang dikirimkan ke JPMINA akan melalui proses pemeriksaan orisinalitas menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme (seperti Turnitin atau sejenisnya). Batas toleransi plagiarisme di JPMINA adalah 20%.
Kebijakan dan Sanksi
Apabila ditemukan indikasi plagiarisme pada sebuah naskah, maka tindakan-tindakan berikut akan diambil:
-
Tahap Pertama (Indikasi Plagiarisme Ringan - di bawah 30%):
-
Editor akan menghubungi penulis untuk meminta klarifikasi dan perbaikan naskah. Penulis wajib merevisi dan mensitasi sumber dengan benar.
-
-
Tahap Kedua (Plagiarisme yang Jelas - di atas 30%):
-
Jika naskah belum diterbitkan, naskah akan ditolak secara langsung.
-
Jika naskah telah diterbitkan, artikel tersebut akan ditarik (retracted). Pemberitahuan penarikan akan dipublikasikan di halaman jurnal untuk memberitahu pembaca tentang pelanggaran etika ini.
-
Nama penulis akan dimasukkan ke dalam daftar hitam dan dilarang mengirimkan naskah ke JPMINA di masa mendatang.
-
Dengan mengirimkan naskah ke JPMINA, penulis menyatakan bahwa seluruh isi naskah adalah karya asli dan tidak mengandung unsur plagiarisme. Kami mendorong semua penulis untuk selalu menjunjung tinggi integritas akademik dan etika publikasi.





