Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Kesehatan sebagai Upaya Pengendalian Tuberkulosis di Desa Ujung Tanah

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.67380/jpmina.v2i4.65

Kata Kunci:

deteksi dini, edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, skrining, tuberkulosis

Abstrak

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan peran aktif masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini. Kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) II ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai TBC serta mendukung upaya pencegahan, deteksi dini, dan kepatuhan pengobatan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ujung Tanah, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan menggunakan pendekatan partisipatif. Kegiatan meliputi skrining dini infeksi paru secara door to door terhadap 60 responden, edukasi dan seminar TBC, sosialisasi kepada siswa SMP, senam bersama, pemasangan poster, serta pendampingan pengobatan melalui PMO. Hasil kegiatan menunjukkan skrining memberikan gambaran awal mengenai gejala dan faktor risiko infeksi paru, sementara kegiatan edukasi dan promosi kesehatan memberikan pemahaman mengenai gejala, penularan, pencegahan, deteksi dini, dan pentingnya pengobatan secara teratur. Pendampingan bersama tenaga kesehatan juga mendukung pemantauan keberlanjutan pengobatan pasien. Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, skrining, dan pendampingan dapat mendukung upaya pengendalian TBC di Desa Ujung Tanah.

Referensi

Akkerman. (2022). Clinical standards for drug-susceptible pulmonary TB. 26(April), 592–604. DOI: https://doi.org/10.5588/ijtld.22.0228

Amirus, K., Muhani, N., Aryawati, W., & Ismunarti, D. (2024). Edukasi Dan Penjaringan Kasus Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling. 4(April), 9–24. DOI: https://doi.org/10.36085/jams.v4i1.6170

Andrean, K., Indira Harti, Yolanda Margarettha Silaban, Naila Nur Ramadani, E. V. B., Lbn Toruan, Rosiana Putri, H. A., Puji Rahmiyati Awaliyah, Tsaabitah Zakhirah, Inggrit Vanesa, Dwi Noerjoedianto, H., & Dhermawan Sitanggang, A. T. H. (2025). MELALUI PENDEKATAN DOOR TO DOOR DAN EDUKASI MASYARAKAT DI. 2, 669–698.

Dinas Kesehatan Aceh. (2025). Penderita Tuberkulosis di Aceh Capai 12.656 Kasus. https://dinkes.acehprov.go.id/detailpost/penderita-tuberkulosis-di-aceh-capai-12-656-kasus

Direktorat Jenderal Pencegahan dan pengendalian penyakit. (2023). Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2022. In Kemenkes RI. https://tbindonesia.or.id/pustaka_tbc/laporan-tahunan-program-tbc-2021/

Kaban, A. R., Siregar, M. A., & Bakti, A. S. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penderita dalam Upaya Pencegahan Penularan TBC di Puskesmas Glugur Darat Medan. Jurnal Keperawatan Cikini, 4(2), 197–207. https://jurnal.stikespgicikini.ac.id/index.php/JKC/article/view/126

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). TBC. https://keslan.kemkes.go.id/

Marwah, M., Rekawati, E., Nursasi, A. Y., & Sari, I. P. (2024). EDUKASI KESEHATAN MEMENGARUHI PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS: A SYSTEMATIC REVIEW. DOI: https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v16i2.2534

Penyami, Y., & Nofianto, N. (2024). Pendampingan Pencegahan Tuberkulosis Pada Anak. 8(6), 5–12. DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v8i6.27561

Platini, H., & Maulana, I. (2023). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGENALAN DAN PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS PARU. 6(59), 2168–2178. DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i6.9622

Qomariah, N. (2025). Penyuluhan tanggapan dan antisipasi suspek TBC. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 182–188.

Rahmatullah, S., & Permadi, Y. W. (2020). PEKALONGAN MENGENAI PENGGUNAAN OBAT DENGAN TANYA LIMA “ O .” 3(2), 156–164. DOI: https://doi.org/10.31596/jpk.v3i2.89

Sibua, S., Tumiwa, F. F., & Pondaa, A. (2023). PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENDERITA TUBERKULOSIS 1 Siska Sibua 1 , Finni Fitria Tumiwa 2 , Angelia Pondaa 3. 1(2), 11–15.

Siregar, P. A., Ashar, Y. K., Hasibuan, R. R. A., Nasution, F., Hayati, F., & Susanti, N. (2021). Improvement of Knowledge and Attitudes on Tuberculosis Patients with Poster Calendar and Leaflet. Journal of Health Education, 6(1), 39–46. https://doi.org/10.15294/jhe.v6i1.42898 DOI: https://doi.org/10.15294/jhe.v6i1.42898

Triyani, R., Solehudin, & Rizal, A. (2025). Hubungan peran pengawas menelan obat (pmo) dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberculosis paru. Jurnal Ilmiah Keperawatan. DOI: https://doi.org/10.33023/jikep.v11i3.2838

Witdiawati, Purnama, D., & Noor, R. M. (2024). TBC-Free Neighborhood : Community Empowerment in TBC Screening and Early Detection Efforts in Kota Wetan. 5(2), 437–450. DOI: https://doi.org/10.33650/guyub.v5i2.8720

World Health Organization. (2022). WHO consolidated guidelines on tuberculosis. In WHO Press (Ed.), WHO Press.

Unduhan

Diterbitkan

01-11-2026

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Sinaga, A. Y., Hardiyanti, P. R., Ilmiadin, M., Ferdiyansyah, Febriyanti, D. S., Irawan, P., & Luthfi, F. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Kesehatan sebagai Upaya Pengendalian Tuberkulosis di Desa Ujung Tanah. Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia, 2(4), 182-193. https://doi.org/10.67380/jpmina.v2i4.65