Respon Medis Pasca-Bencana: Skrining Kesehatan dan Layanan Pengobatan di Kawasan Terdampak Banjir Pidie Jaya, Aceh
Kata Kunci:
aceh, banjir, pengobatan gratis, respons medis, skrining kesehatanAbstrak
Bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Pidie Jaya pada akhir tahun 2025, telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan krisis kesehatan masyarakat. Kerusakan pada 215 fasilitas kesehatan memperburuk akses terhadap layanan medis darurat di tengah meningkatnya kasus penyakit pascabencana seperti ISPA, penyakit kulit, dan diare. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan respons medis cepat melalui layanan kesehatan bergerak (mobile clinic) bagi warga terdampak di Desa Gampong Blang, Dayah Usien, dan Meunasah Lhok. Metode pelaksanaan dilakukan dalam dua tahap pada 27 dan 29 Desember 2025, meliputi alur pendaftaran, triase, skrining kesehatan dini, diagnosis dokter, pengobatan gratis, serta edukasi kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan mobile clinic efektif menjangkau masyarakat dengan hambatan mobilitas. Melalui skrining dan pengobatan ini, riwayat penyakit kronis dan gejala akut dapat teridentifikasi serta ditangani segera guna mencegah komplikasi lebih lanjut. Program ini berhasil memulihkan status kesehatan sementara masyarakat dan menekan risiko wabah penyakit menular di wilayah terdampak banjir.
Referensi
Aji, L. J., Meiliasari, D. P., Khoirudin Apriyadi, R., Maarif, S., Sumantri, S. H., & Wilopo, W. (2021). Kapasitas Pengurangan Risiko Bencana Multi-hazard Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Guna Mendukung Keamanan Nasional. PENDIPA Journal of Science Education, 6(1), 64–72. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.1.64-72
Bennuwardana, N., Martha, S., Prihanto, Y., Waluyo, D., Firmansyah, F., & Rifai, B. (2025). Spatial Analysis of Flood Risk Projections in Aceh Province Using Coupled Model Intercomparison Project Phase 6 (CMIP6) Climate Models and GIS. Formosa Journal of Applied Sciences, 4(8), 2819–2838. https://doi.org/10.55927/fjas.v4i8.317
BNPB. (2025). Geoportal Data Bencana Indonesia. https://gis.bnpb.go.id/bansorsumatera2025/
Kharimah, I., Wahyuni, D., Aprilyanto, A., & Dewa Ketut Kerta Widana, I. (2021). Upaya Mitigasi Bencana Banjir di Kabupaten Pidie Jaya Provinsi Aceh untuk Mendukung Keamanan Nasional. PENDIPA Journal of Science Education, 6(1), 57–63. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.1.57-63
Kouadio, I. K., Aljunid, S., Kamigaki, T., Hammad, K., & Oshitani, H. (2012). Infectious diseases following natural disasters: Prevention and control measures. Expert Review of Anti-Infective Therapy, 10(1), 95–104. https://doi.org/10.1586/eri.11.155
Kusumasari, B. (2019). Natural Hazards Governance in Indonesia. Oxford Research Encyclopedia of Natural Hazard Science. https://doi.org/10.1093/acrefore/9780199389407.013.234
Mahathir, Sumarsih, G., Yeni, F., Freska, W., Febriyana, I., & Mahagandhi, P. (2025). The Deployment of A Mobile Clinic in Response to The Flash Flood Disaster in Surantih, A Village in West Sumatra, Indonesia. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 536–541. https://doi.org/10.35568/abdimas.v8i1.5791
Maulana, A. T., & Andriansyah, A. (2024). Mitigasi Bencana di Indonesia. COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(10), 3996–4012. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i10.1213
Widayatun, & Fatoni, Z. (2013). Permasalahan kesehatan dalam kondisi bencana: Peran petugas kesehatan dan partisipasi masyarakat. Jurnal Kependudukan Indonesia, 8(1), 37–52. https://doi.org/10.14203/JKI.V8I1.21
Yoesra, A., Susilo, C., & Yudarmawan, F. (2025). Bencana Hidrometeorologi: Strategi dan Tantangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Membentuk Kesiapsiagaan Masyarakat. Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta, 4(2), 173–183. https://doi.org/10.47134/trilogi.v4i2.1603
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





